
OKU Selatan, (Kemenag Sumsel)—
Suasana semangat dan antusias tampak menyelimuti lingkungan MAN 2 OKU Selatan saat pelaksanaan Tes Masuk Madrasah bagi Calon Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan seleksi ini dilaksanakan dengan sistem Computer Based Test (CBT) yang modern dan terintegrasi, sebagai bentuk komitmen madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang maju dan berkualitas. Senin, (18/5)
Sejak pagi hari, para peserta telah memadati lokasi ujian dengan penuh kesiapan dan semangat. Panitia menyambut peserta dengan ramah serta memberikan arahan teknis terkait pelaksanaan ujian berbasis komputer agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib.
Pelaksanaan tes akademik berbasis CBT menjadi salah satu langkah nyata MAN 2 OKU Selatan dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan di era digital. Sistem ini dinilai lebih efektif, efisien, serta mampu memberikan pengalaman ujian yang modern bagi calon peserta didik.
Usai menyelesaikan tes akademik, para peserta kembali mengikuti tahapan berikutnya, yaitu tes lisan Baca Tulis Al-Qur’an (BTA). Pada sesi ini, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an peserta diuji secara langsung oleh penguji sebagai bagian penting dari karakter pendidikan madrasah.
Kegiatan BTA menjadi salah satu ciri khas seleksi di madrasah, karena tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga memperhatikan kompetensi keagamaan peserta didik sebagai pondasi pembentukan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa seluruh rangkaian tes dilaksanakan untuk mendapatkan calon peserta didik terbaik yang siap belajar, berprestasi, dan berkembang bersama madrasah.
“Seleksi ini bukan sekadar proses penerimaan siswa baru, tetapi juga langkah awal dalam membina generasi Islami yang cerdas, disiplin, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkap salah satu panitia pelaksana.
Dengan pelaksanaan tes masuk berbasis CBT dan tes BTA ini, MAN 2 OKU Selatan terus menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
1 Komentar
MANTAP