
Banding Agung, Inmas.
MAN 2 OKU Selatan saat ini sedang berduka, pasalnya kemarin Minggu 01 April 2018 baru saja kehilangan salah satu siswanya Attim Zulkarnain yang telah meninggal dunia dan untuk mengarungi kepergiannya seluruh dewan guru beserta staf urusan Tata Usaha (TU) menggelar pembacaan Al-Qur’an dan do’a bersama yang digelar di Lapangan Putsal MAN 2 OKU Selatan. Senin (02/04)
Attim Zulkarnain merupakan siswa kelas XII (duabelas) Matematika dan Ilmu Alam (MIA) 2, almarhum meninggal disebabkan 2 hari sebelumnya mengalami kecelakaan lalulintas sepeda motor bersama temannya (Tomi) di Desa Gedung Baru Kec. Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT) Kab. OKU Selatan Kamis siang (29/03/2018) kurang lebih pukul 13: 00 WIB setelah menghantam kendaraan mini bis (mobil).
Attim mengalami luka yang sangat serius dan yang dibantu oleh warga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU Selatan Muaradua. Setelah sempat dirawat selama sehari semalam, Jum’at sore (30/03/2018) almarhum di pulangkan ke tempat kediamannya dan tepatnya pukul 07 : 00 Minggu (01/02/2018) almarhumpun menghembuskan napas terakhirnya.
Keluarga besar MAN 2 OKU Selatan yang mendengar berita duka tersebut mendatangi rumah duka untuk turut berbelasungkawa dan juga mendoakan almarhum. Pembacaan Al-Qur’an ini dipimpin oleh Nanang Rahmat selaku salah satu staf TU, semua siswa/i mengikuti pembacaan Al-Qur’an dengan khusuk dan suasana khitmatpun begitu terasa selama pembacaan berlangsung.
Dalam kesempatan ini turut hadir Muhammad Kaddafi, S.Ag selaku Kepala TU, Komarudin, S.Pd selaku Wakil Kepala Bidang (Wakabid) Kurikulum, Alimin, S.Pd selaku Wakabid Kesiswaan, Eri Farizal yang merupakan ayah dari almarhum, seluruh dewan guru dan staf TU yang sempat hadir.
“ saya mewakili Attim mengucapkan permintaan maaf yang sebesar besarnya kepada seluruh dewan guru dan teman-teman Attim jika selama hidup dan bergaul di sekolah ini (MAN 2 OKU Selatan) Attim memiliki banyak kesalahan, minta do’anya juga semoga almarhum dapat diampuni seluruh dosa-dosanya diampuni dan diterima disisi Allah swt, aminn” ucap Eri (orang tua almarhum).
Kaddafi seaku Kaur TU yang mewakili MAN 2 OKU Selatan dalam sambutannya mengucapkan turut berdukacita dan merasa kehilangan atas kepergian Attim. “Turut berduka cita atas kepergian almarhum, semoga amal ibadah almarhum dapat diterima dan diampuni dosa-dosanya” ucapnya. (Rsd)